UMKM Chokato Payakumbuh Produksi Cokelat Murni dengan Manfaat untuk Kesehatan
![]() |
| Pabrik UMKM Chokato Payakumbuh yang berlokasi di Kelurahan Kapalo Koto Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Barat. Foto by : Faris |
Payakumbuh - UMKM Chokato Payakumbuh yang berlokasi di Kelurahan Kapalo Koto Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh, terus mengembangkan produk cokelat berbahan kakao murni hasil perkebunan lokal. Produk olahan tersebut tidak hanya dikenal sebagai makanan, tetapi juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.
Salah seorang pemilik UMKM Chokato Payakumbuh, Joni, mengatakan pada Jumat (17/5/2024) bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara cokelat murni dengan cokelat olahan pabrikan yang beredar di pasaran.
“Selama ini cokelat lebih dikenal sebagai makanan atau minuman dengan rasa cokelat saja. Padahal, cokelat murni memiliki kandungan alami yang bermanfaat bagi tubuh dan dapat membantu menjaga kesehatan,” ujar Joni.
UMKM Chokato Payakumbuh berdiri sejak tahun 2012 dan dikelola oleh kelompok petani kakao setempat. Hingga kini, usaha tersebut telah menghasilkan sekitar sembilan jenis produk cokelat dengan berbagai merek dan kemasan.
Terkait penjualan, Joni menyebutkan bahwa kondisi pemasaran produk cokelat saat ini masih berada dalam kategori stabil, meskipun belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.
“Dalam dunia usaha memang ada pasang surut. Namun sejauh ini penjualan masih berjalan dengan cukup baik,” katanya.
Ia menjelaskan, proses produksi cokelat dilakukan secara tradisional tanpa menggunakan peralatan modern seperti di pabrik besar. Proses tersebut menjadi ciri khas Chokato Payakumbuh karena tetap menjaga keaslian bahan baku kakao dari perkebunan lokal.
“Cokelat diolah langsung oleh para petani dari hasil kebun sendiri. Prosesnya memang lebih menantang, tetapi kualitas dan keaslian produknya tetap terjaga,” jelasnya.
Beberapa produk unggulan Chokato Payakumbuh yang banyak diminati konsumen di antaranya Bubuk Cokelat Murni kemasan 200 gram yang dijual dengan harga Rp50.000 per bungkus, serta produk Bubuk Cokelat Niko.
Melalui pengembangan produk tersebut, pihak UMKM Chokato Payakumbuh berharap masyarakat dapat lebih mengenal cokelat murni lokal sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM di Kota Payakumbuh.(mrf)
---
Oleh : Muhammad Rafifaris | Sumber: rekaminspirasi.blogspot.com, Payakumbuh

0 Komentar